Menulis dalam Kantuk

masih ingin meneruskan. tapi kantuk tak mereda. ah,sebal.

lalu bagaimana.. tidak lagi seru ketika terjeda tidur. membuyarkan bayangan. jadi, ya teruskan saja tho ya sepertinya. semoga mata sanggup bertahan sebentar. sebentarrr….sajaa… yayayaya…. pliz deh mataaa….. *tatapan memohon kepada mataku*

dan terkabulkan. ia memberiku kesempatan untuk menyelesaikannya sedikit demi sedikit.hehehe… terima kasih mata….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *