…Padmanaba ’59 Berduka…

Usia seseorang dan bagaimana perjalanan hidupnya memang tidak pernah bisa diduga.

Pagi ini pukul 07.06 waktu handphone saya.

Saya merasa kaget, sedih, dan kehilangan,  saat seorang teman di SMA, memberi pesan singkat berisi berita duka.

Innalillahi wa innailaihi roji’un…

Telah berpulang teman kita tercinta,

Amalia M Prisanti,

tadi malam.

Belum tau dimakamkan jam brapa. Tolong disebarkan ke Padmanaba 59.

Saat itu juga saya merasa kaget dan lemas.

Saya ingat, sekitar sebulan yang lalu, saya sempat bertemu dengannya di Amplaz (Ambarrukmo Plaza). Sempat cipika cipiki, dan menanyakan kabar masing-masing. Dan dari situ saya tau (karena dia yang cerita), bahwa dia habis sakit. Saya lupa sakit apa.

Waktu SMA, beberapa kali dia memang jatuh sakit, dan menjadi salah satu penghuni UKS. Meskipun saya samar-samar mengingat jagonya dia maen basket di lapangan. Dan  ketika kami satu kelas di kelas 2, Ndoggodhog, saya adalah salah satu yang suka mengantar ia sampai ke rumah bersama beberapa kawan lain jika sakitnya kambuh. Sebagai sesama kawan penyakitan kala itu, kami sering saling membantu.

Pagi ini saya secara reflek mencoba membuka profil Facebook-nya, tapi ternyata kami belum terhubung. Damn! Dan saya meng-add nya…sebuah tindakan terlambat yang mungkin (jelas) akan sia-sia.

Selamat jalan, Amal….

Semoga segala amal ibadah akan membukakan jalan yang mudah untuk menuju sisi Allah SWT…..

We love you, and we gonna miss you so……

Segala doa akan teriring untukmu, kawan………

In Memory, Amalia Marta Prisanti….

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *