…Tarian pada Bintang…

 

 

 

malam tak berbulan

sang perempuan,

menari di atas pasir pantai,,…

bercerita perempuan itu melalui tubuhnya,

pada jutaan bintang yang menjadi penonton setia di malam itu.

menjadi sebuah pertunjukan temaram.

 

tangan sang perempuan mengayun lirih,

mengajak para bintang bercakap, tentang sepinya, rindunya…

mengayun kembali ia, sembari melangkah kecil, kemudian melompat,

menghunjam pasir dengan ayunan menusuk, membelah angin.

Bercerita perempuan itu tentang gerahnya, gelisahnya, resahnya,…

 

setiap celoteh liukan sang perempuan,

memeriahkan gelap.

kerlap kerlip bintang bertepuk tangan,

menghormat para bintang dengan melesat jatuh, jauh.

 

perempuan itu tersenyum, menengadah,

mengirimkan kecupan pada para bintang.

memejam matanya sejenak, lega.

pertunjukan malam itu, ia tutup dengan dua putaran lambaian ke dalam tubuh,

sembari setengah membungkuk,

menghormat ia dan tubuhnya, seperti seorang bangsawan,

kepada setiap kerlip di langit.

 

dan bintang-bintang pun balik tersenyum.

riuh, ia meledakkan kembang api bintang yang berjatuhan.

melepas sang putri penari, dan kembali berjaga….

 

*tertulis: 26 August ’11

 ** foto dari sini :)

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *